Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

My Traveling, My Touring, My Song



Music Is My Soul !!. Tanpa musik jiwa ini selalu sepi dan oleh sebab itu hampir setiap kali berpergian baik itu touring atau traveling aku selalu membawa sebuah pemutar musik. Dulu aku selalu mendengarkan musik dengan menggunakan hape atau smartphone gitu tapi yang jadi kendala adalah tentu saja baterei HP menjadi cepat habis hehehehhehe. 

Dan jika baterei HP tiba-tiba habis ditengah perjalanan tentu saja "Siaga 1" bray karena kita akan plonga-plongo hehhehehe. Tapi problem akhirnya SOLVED !! setelah aku beli Ipod Shufle yang batereinya bisa tahan sampai dengan 2 hari. Bentuknya kecil dan simple sehingga bisa ditaruh dimana saja dan bahkan bisa diklip on ke baju atau jaket. 

Tapi ingat ?? jika sedang riding ada baiknya kita tidak mendengarkan musik karena bisa mengganggu konsentrasi bray apalagi jika volumenya terlalu keras. Selain itu terlalu lama memakai headset juga tidak baik bagi kesehatan apalagi kita memakai headset sambil menggunakan helm. Kalo pengen yang nyaman dan sedikit tidak beribet pake saja yang bluetoth seperti : V1098 Bluetooth Intercom. Dan berikut ini daftar MP3 yang wajib ada didalam list Ipod  :

Tips Bikepacker'an Murah Meriah Ke Bali

Keluyuran Bertiga @GWK

Pulau Bali merupakan salah satu destinasi favorit para bikepacker, backpacker maupun traveler baik dari Indonesia sendiri maupun mancanegara. Banyak ragam tempat wisata yang bisa kita kunjungi di Pulau Dewata ini antara lain : pantai, gunung, air terjun, wisata bawah air, culture park, taman safari, danau, wisata religi, wisata buatan, wisata kuliner dll.

Mayoritas penduduk Bali adalah beragama Hindu sehingga ada beberapa informasi yang harus kita ketahui sebelum kita berkunjung ke pulau nan eksotik ini supaya kita bisa merasakan kearifan lokal masyarakatnya tanpa melanggar aturan adatnya. Dan berikut ini beberapa tip bagaimana melakukan bikepacker'an ke Pulau Bali yang kami rangkum berdasarkan pengalaman keluyuranbertiga.com :



1. Pastikan Surat & Kelengkapan Kendaraan Anda Lengkap
Untuk menuju ke pulau Bali kita harus menyeberangi selat Bali atau selat Lombok terlebih dahulu (kalo dari arah Timur). Pada setiap pintu masuk dan pintu keluar Bali terutama di area Pelabuhan akan dilakukan pengecekan kelengkapan kendaraan beserta surat-suratnya oleh pihak Kepolisian. Bahkan dalam perjalanan sering diadakan razia Polisi.

Buat yang motornya tidak standart sebaiknya jangan memaksakan untuk masuk Bali sebab aturannya lumayan cukup ketat. Sebelum berangkat pastikan lagi kalo anda menggunakan spion lengkap, memakai helm SNI, menggunakan knalpot standart serta lampu depan harus nyala. Jangan lupa juga periksa kelengkapan surat-suratnya seperti SIM, PKB, STNK apakah masih berlaku atau tidak.

Jogja KAMI Trips Part. 4 : Menyusuri Indahnya Bantaran Kali Kuning Di Cangkringan - Sleman

Kali Kuning Cangkringan - Sleman

Selasa, 21 Juli 2015
Kali Kuning adalah sebuah sungai jernih yang memiliki panorama alam nan elok. Disepanjang bantaran sungai banyak ditumbuhi pohon cemara serta pinus yang menjulang tinggi. Tapi sayang sekali setelah erupsi pada 2010 sungai ini berubah total. Kali kuning sekarang tertutup oleh material lahar dingin erupsi. Bangunan di sepanjang bantaran sungai musnah tak berbekas bahkan hutan cemara dan pinus juga menjadi korban kedasyatan wedus gembel. Tapi sekarang perlahan-lahan Kali Kuning sudah kembali seperti semula.

Di kali ini terdapat sumber mata air dengan nama "Umbul Temanten" yang berada pas dikaki tebing sisi barat dan termasuk dalam wilayah Dsn. Kinahrejo, Desa Umbuharjo, Kec. Cangkringan, Kab. Sleman Jogja. Sumber mata air ini memegang peranan vital dalam kehidupan masyarakat sekitar karena airnya dimanfaatkan oleh penduduk untuk kehidupan sehari-hari. Untuk menjaga agar sumber air ini tidak rusak maka pemerintah daerah setempat telah membuat tanggul pengaman disekitar kolam.

Menurut cerita dari ibu pemilik warung pada setiap menjelang ramadhan sering diadakan tradisi "Padusan" atau ritual bersih diri. Mereka tidak hanya datang dari Sleman melainkan berasal dari daerah sekitar Yogja seperti : Magelang, Klaten, Solo serta Purworejo. Bahkan pada malam-malam tertentu sering juga didatangi beberapa orang untuk ritual lainnya seperti bersemedi atau meminta wangsit.

10 Alasan kenapa Adventure Dengan Menggunakan Motor Itu Menyenangkan


Jauh sebelum kita "TOURING" seperti sekarang, sudah ada seseorang yang lebih dulu melakukannya yaitu Ernesto "Che" Guevara tepatnya pada tahun 1952. Bersama Alberto Granado sahabatnya, Guevara muda (23 tahun) melakukan perjalanan dengan menggunakan motor tua Norton 500 mengelilingi beberapa negara di Amerika Selatan seperti : Argentina, Chili, Peru, Bolivia, Venezuela dll.

Dalam perjalanannya dia menyaksikan kondisi nyata sebuah masyarakat yang begitu mengenaskan seperti kemiskinan, wabah penyakit yang merajalela, keadaan masyarakat yang terbelakang dll, padahal mereka semua hidup di tanah yang kaya akan sumber daya alam. Dan perjalanan inilah yang kemudian mengubah cara pandang seorang Che Guevara muda saat itu.

Ok kembali ke laptop hehehehehhe. Intinya perjalanan Che Guevara dengan perjalanan yang kami lakukan hampir sama cuma mungkin berbeda pada misinya saja. Tapi buat sebagian orang melakukan sebuah perjalanan dengan menggunakan sepeda motor alias Touring adalah hal yang tidak menyenangkan dan nyaman karena akan kepanasan, kehujanan, kotor, berdebu dan rawan menjadi korban tindak kejahatan.

Tapi bagi kami justru sebaliknya karena kami merasa sangat excited banget melakukannya. Kami bisa melihat warna-warni dunia lebih bebas dan tanpa batas dari kacamata seorang moto traveler (bikers). Motto kami : "It's All About The Journey, Not The Destination". Dan berikut ini 10 alasan kenapa kita harus mengendarai motor untuk menjelajahi setiap sudut Nusantara  :

Itinerary ?? Seberapa pentingkah buat Traveling dan Touring

Pada awalnya aku tidak tahu apa itu "Itin atau Itinenary" ?. Karena penasaran kemudian aku tanyakan kepada mbah Gogel saja dan akhirnya aku dapat jawaban kalo Itinerary adalah suatu rencana perjalanan yang meliputi beberapa hal seperti : tujuan perjalanan, jadwal keberangkatan, jalur mana yang akan dilewati, tempat-tempat yang akan/wajib dikunjungi, waktu dan budget yang dibutuhkan, fasilitas apa yang ada selama perjalanan atau ditempat yang kita kunjungi, informasi tentang hotel, toko oleh-oleh, pombensin, bengkel dan rumah makan dll.


Rute perjalanan akhir tahun kemaren ke Sumbawa


Itinerary bertujuan agar perjalanan yang kita lakukan dapat berjalan dengan lancar dan tercapai semua apa yang kita targetkan. Apalagi kalo kita mempunyai budget dan waktu yang minim untuk melakukan sebuah perjalanan. Tapi biasanya Itinerary memang identik dengan berpergian secara rombongan. Tapi tidak ada salahnya kita bikin itin meskipun sedang solo traveler.

Itinerary untuk traveling/backpacker sedikit berbeda dengan itinerary untuk touring apalagi kalo kita menggunakan kendaraan sejenis R2. Selama ini aku dan keluyuran bertiga selalu membuat corat-coret tentang perjalanan yang akan kami lakukan tapi hanya sebatas pada hal-hal yang sederhana saja. Dan baru tahu kalo istilah kerennya itu ternyata : "Itinerary" ??. Katrok banget hehhehehehe ??. Berikut ini beberapa langkah dalam membuat Itinerary sebuah perjalanan khususnya touring menggunakan R2 :

Kuliner Pandaan : Cilok

Cilok bukan cinlok lho hehehehehe adalah jajanan yang berasal dari Bandung dengan bentuk mirip bola-bola bakso tapi tidak terbuat dari daging melainkan dari tepung terigu. Tapi seiring perkembangan jaman cilok sekarang banyak memiliki variasi seperti : cilok yang ditambahkan gajih (lemak) atau sambal didalamnya, cilok daging dengan bahan tepung terigu & campuran sedikit daging, cilok bakar, cilok yang berisi telur puyuh atau ayam dll. Bahkan bumbunya pun juga mengalami banyak variasi yaitu dari yang awalnya hanya menggunakan saos, sambal dan kecap tapi sekarang ada juga yang menggunakan bumbu kacang (pecel) dan sejenis bumbu sate gitu.


Murah meriah bikin kenyang hehhehehehe

Di Pandaan sendiri cilok merupakan salah satu kudapan/jajanan paling favorit selain pisang molen. Hampir disetiap sudut jalan banyak terdapat para penjual cilok. Dari mulai depan sekolah, tempat wisata, depan pabrik, depan masjid, dekat lapangan bola, pasar, pusat pembelanjaan dan beberapa tempat lainnya.

Aku sendiri merupakan salah satu penyuka cilok sejak jaman SD sampai sekarang hehhehehehhe. Hampir semua Cilok di Pandaan pernah aku cicipi. Dan berikut ini beberapa cilok yang menurut saya patut untuk dicoba kelezatannya diantaranya adalah :

Keluyuran Lintas Ibukota Chapter 3 (Terakhir) : Saatnya kembali Lagi Ke Rumah

Persawahan dekat SPBU Ambarketawang yang menghijau

Karena jalur Bandung – Lembang terjadi kemacetan maka oleh akang tukang parkir kami disarankan agar lewat Cihampelas saja. Ok deh kang matur nuhun hehehehehhehe. Kami lalu bergerak perlahan-lahan meninggalkan kota kembang dan kemudian sampai di Cihampelas. Dari Cihampelas kami lalu masuk ke flyover Pasopati untuk mencari arah ke Nagrek. Kami memang sengaja tidak masuk ke dalam Tol Purbaleunyi karena ingin menikmati suasana dalam kota Bandung dan sekaligus untuk menghafal jalan. Siapa tahu kami atau salah satu dari kami akan kesini lagi.





Keluyuran Lintas Ibukota Chapter 2 : Bandung Ibukota Priangan




Selama dirumah saudara bro Lifo kami langsung beristirahat karena kondisi fisik benar-benar lemes banget. Sempat tidur sekitar 1 jam, kami kemudian meminta ijin kepada empunya rumah buat test drive dulu soalnya kendaraan yang akan kami bawa ke Pandaan adalah mobil matik. Kami bertiga sendiri belum pernah mengendarai jenis mobil tersebut. Hanya bro Lifo saja yang pernah tapi itupun hanya sekedar memasukkan mobil ke garasi hehehehehehe.

Kami hanya putar-putar disekitar komplek perumahan saja. Awalnya sih agak canggung, tapi lama-kelamaan sudah lumayan mengerti. Patokan kami hanya satu kaki saja yaitu hanya kaki kanan yang bekerja buat mge-gas dan injak pedal rem. Menurut kami itu jauh lebih mudah dan gampang. Tapi sebelumnya aku membawa buku panduan mengendarai mobil matik dulu hasil browsing di mbah gogel buat referensi. Setelah dirasa cukup, kami segera kembali kerumah saudara bro Lifo. Dan tepat pukul 14.00 WIB kami kemudian berpamitan untuk segera berangkat pulang.

Keluyuran Lintas Ibukota Chapter 1 : My First Flight




Journey kali ini sebenarnya tidak ada dalam plan kami karena cenderung serba dadakan gitu. Misi utamanya adalah membawa kendaraan bro Lifo dari Bogor menuju ke Pandaan dengan selamat hehehhehehe. Journey ini hampir mirip dengan journey yang kami laukkan sebelumnya yaitu ketika pergi ke Bali. Personilnya juga sama yaitu aku, bro Lifo dan bro Foo, begitupun juga dengan misinya hehehehehehehe.

Tapi untuk journey kali ini sedikit berbeda karena bersamaan dengan datangnya bulan puasa dan merupakan penerbangan pertama buatku. Awalnya kami akan menggunakan transportasi kereta api atau bus malam saja tetapi karena waktu yang kami miliki sangat mepet maka leaving on the jet plane saja deh. Untuk biaya perjalanan kami dibantu oleh bro Lifo sebesar Rp. 300.000,-/orang. Jadi masing-masing harus menambahkan uang lagi sebesar Rp. 102.000,- karena harga tiketnya Rp. 402.400,- /orang dengan tujuan Jakarta (Soekarno Hatta).

Karena waktu keberangkatan pesawat pada pagi hari pukul 05.55 WIB maka kami memutuskan berangkat pada malam sebelumnya saja dan tidur di bandara. Karena kalo berangkat besok pagi takut tidak keburu. Sekitar pukul 22.01 WIB aku sama bro Lifo tancap gas menuju ke rumah bro Agung dulu di Gempol - Pasuruan. Kami kesana menggunakan R2 supaya lebih cepat sampai. Sampai dipertigaan Gempol bro Lifo dan barang bawaan aku turunkan dulu disana kemudian aku langsung menuju ke rumah bro Foo untuk menitipkan sepeda disana.

Sampai disana aku lalu diantar oleh adiknya untuk bergabung dengan bro Lifo dipertigaan Gempol kemudian adiknya kembali lagi untuk menyusul bro Foo. Setelah semua personil lengkap kami mencari angkutan umum yang menuju ke arah Surabaya. Pilihan kami adalah naik Bison saja. Kami disini biasa menyebutnya dengan julukan Bison karena mengacu pada jenis kendaraan keluaran Isuzu tersebut. Kalo istilah kerennya adalah Isuzu Elf karena sebagian armadanya sudah diremajakan dengan Elf.

My Mini Trips : Pandaan - Nongkojajar - Batu

Selasa, 14 Januari 2014
Sejak terakhir Eastpedition Journey ke Sumbawa dan Lombok pada akhir tahun kemarin, tangan ini rasanya sudah gatel banget buat nge-gas lagi. Dan bertepatan dengan tanggal merah (14 Januari 2014), kami bertiga berencana akan melakukan mini touring menyusuri 2 Kabupaten saja di Jawa Timur. Start dari Pandaan dan Finish di Batu - Malang. Peserta kali ini : Aku, bro Arief "Lifo" dan bro Didik SKYT. 



Dan tepat pukul 10.45 WIB kami bertiga akhirnya berangkat. Bro Didik Skyt sebagai boncenger sedangkan bro Lifo riding sendirian menggunakan Honda Verza Silvernya. Start dari rumah bro Lifo kami kemudian bertiga tancap gas menuju ke Nongkojajar dulu. Ada 2 jalur yang biasanya kami lewati. Pertama : Purwosari - Ngembal - Nongkojajar dan yang kedua : Purwosari - Purwodadi - Ngerbo - Nongkojajar.

Tapi untuk kali ini kami pilih lewat jalur yang kedua saja. Karena jalur yang kedua ini lebih indah pemandangannya dan lebih cepat. Setelah Pertigaan Purwodadi kita belok ke arah kiri. Disepanjang jalan , kita akan disuguhi oleh rimbunnya pepohonan dan hijaunya lembah serta perbukitan yang berada disisi kanan jalan. Kontur jalannya cenderung menanjak dan sesekali ada tikungan tajam Cocok banget dah buat yang hobby cornering.

Keluyuran Ber3 @Jogja Part. 2 : Menyusuri Jalur Tengah


Narsis @perbatasan 

"Selamat Datang di Kabupaten Karanganyar".  Kata itulah yang menyambut ketika kuda besi kami melewati garis batas antara Prov. Jawa Timur - Prov. Jawa Tengah. Tak lupa aku abadikan moment ini, karena bagi seorang moto traveler atau biker berfoto bersama si motor di tugu/gapura perbatasan wilayah adalah hal yang sakral hehehehehhe. Dan moment ini terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Tapi yang sangat disayangkan adalah adanya coretan-coretan yang gak jelas dan tentu saja akan mengakibatkan hilangnya nilai seni dari gapura tersebut. Setelah puas berfoto di gapura perbatasan, kami segera menyusul bro Manowar karena dia tidak tahu kalo kami berhenti di gapura perbatasan sebentar guna bernarsis ria.

Keluyuran Ber3 @Jogja Part. 1 : Goes To Jogja Again (Via Tawangmangu)


Siaap berangkaaaat

Mengutip dari apa yang dikatakan oleh Albert Einstein bahwa "Hidup itu seperti mengendarai sepeda, agar tetap seimbang maka kita harus terus berjalan"Maka kebetulan pas moment long weekend 29 - 31 Maret (Hari Raya Nyepi) ini kembali kumanfaatkan untuk terus keluyuran bersama sahabat dengan menggunakan sepeda motor alias Touring. 

Tujuan kali ini adalah Goes to Jogja (again).  Dan untuk ketiga kalinya aku kembali ke Jogja, tapi kali ini aku pilih rute baru. Kami berangkat 3 orang, pas sesuai judul blognya kan : Keluyuran Bertiga. Tapi kali ini bro Agung "foo" tidak bisa ikut serta. Dikarenakan kesibukan dia mengurus buah hati keduanya yang baru lahir ke dunia hehehhehe. 

Keluyuran ber3@Bali Part. 4 : Pusat Oleh-Oleh - Erlangga, Krisna & Pie Susu


Selamat Datang di Erlangga 2

Minggu, 23 September 2012
Aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 08.30 WITA, saatnya mandi dulu brow. Sesudah mandi, kami segera mengepak kembali barang bawaan. Tapi untuk kali ini tidak terlalu rapi-rapi amat sih karena kita pulangnya mengendarai mobil bro Arief jadi tinggal taruh aja didalam bagasi hehehhehe. Setelah packing, kami langsung check out dari hotel. 

Tapi sebelumnya sarapan dulu di Warung Banyuwangi di deket hotel tempat kami menginap. Setelah perut sudah terisi penuh (08.47 WITA) kami langsung menuju ke salah satu toko oleh-oleh khas bali didaerah Nusa Kambangan yaitu Erlangga 2. Dari arah hotel aku menuju ke Teuku Umar dulu, lalu ke Nusa kambangan. Sekitar 45 menit, akhirnya kami sampai juga di Erlangga 2.

Ngayogjokarto Journey Part. 4 (Selesai) : Pandaan, I'm Home

Sabtu, 03 September 2011

Belanja oleh-oleh dulu

Pagi ini suara weker membangunkanku.  Hari ini kami berencana balik ke Pandaan. Sesudah mandi, makan dan minum kopi sebentar kami langsung berpamitan kepada keluarga besarnya Moro.  Dan tak lupa kami berterima kasih karena disambut dengan baik selama menginap disini. Tepat pukul 08.45 WIB kami  langsung berangkat ke salah satu toko oleh-oleh di daerah Pathok.  Atas saran dari temen kami  Moro, aku langsung saja menuju ke pusatnya yaitu Bakpia Pathok 25 “Pusat Oleh-Oleh Ongko Joyo” Pathok Jogjakarta. 


Sebenarnya ada banyak sih pilihan toko oleh-oleh disini, cuman tergantung selera aja kita mau belanja dimana. Dan feeling aku lebih pas belanja disini aja. Kebanyakan yang dijual disini adalah makanan dan minuman khas Jogja, Solo dan sekitarnya. Ada geplak, bakpia, intip, sale pisang, manisan, angleng, getuk trio, ampyang, dodol garut, kue moachi, madu mongso, wajik kletik, yangko, dodol buah, wingko babat  dll. Masalah harga sih gak terlalu menguras kantong kita kok, jadi santai aja hehhehehe. 

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 11 : Estimasi Biaya Total

Berikut ini adalah Estimasi biaya My Jabalok Journey 2012-2013 :
Lama Perjalanan : Tanggal 28 Des 2012 (05.45 WIB)  –  01 Jan 2013 (19.45 WIB)

Pengeluaran :
28 Desember 2012

  • Pertamax @SPBU Utama Raya Besuki Rp. 50.000,- <per-liter Rp. 9600,->
  • Pertamax @SPBU Ketapang - Banyuwangi Rp. 70.000,<per-liter Rp. 9600,->
  • Parkir @Masjid Ketapang - Banyuwangi Rp. 2000,-
  • Beli Sneakers & NU Green Tea @Indomart Ketapang Rp. 9000,-
  • Tiket Penyeberangan Ketapang - Gilimanuk Rp. 16.000,-
  • Beli Mirai Ocha & UC1000 @Indomart Kediri - Bali Rp. 12.000,-
  • Beli Aqua 330 mL @UD. Wijaya Kediri - Bali Rp. 3000,-
  • Makan Nasi Jinggo & Kopi @Pasar Kediri - Bali Rp. 7500,-
  • Tiket Penyeberangan Padangbai (Bali) - Lembar (Lombok) Rp. 101.000,-

29 Desember 2012
  • Tambah Angin pada ban @Praya - Lombok Rp. 2000,-
  • Minum Kopi + Gorengan @Praya - Lombok Rp. 3500,-
  • Makan Plecing Kangkung @Rumah bro Lutfi Gratis, makasih berow hehehhehehe
  • Beli Camilan + Minuman @Alfamart Cakranegara - Mataram Rp. 44.000,-
  • Parkir sepeda @Pelabuhan Bangsal Rp. 10.000,-
  • Tiket Penyeberangan Bangsal - Gili Trawangan Rp. 10.000,-
  • Makan Bakso Solo + Kopi @Pasar Gili Trawangan Rp. 23.000,-
  • Makan Nasi Campur @Pasar Malam Gili Trawangan Rp. 15.000,-

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 10 : Go Home (Via Jalur Selatan)


"Ready" 2Go
01 Januari 2013. Happy New Year Everybody !!.
Tak terasa sekarang sudah saatnya harus kembali lagi ke Jawa. Waktu kayaknya berjalan begitu cepat  ya ?. Total sudah 5 hari aku meninggalkan kampung halaman tercinta.

Aku melakukan pengecekan terakhir pada barang bawaan dan kondisi si merah maroon. Aku hanya cek tekanan pada ban saja dan sedikit pemberian chain lube pada rantai . Pagi ini langit diselimuti mendung, moga-moga aja entar kagak turun hujan.

Setelah semuanya dalam kondisi "ready", tepat pukul 06.51 WITA aku berangkat. Odometer telah menunjukkan angka 57223 dari start awal 56394, berarti total sudah 829 Km si merah maroon menemaniku menyusuri jalanan Jabalok. Sebelum berangkat pulang, mampir dulu ke si empunya rumah. Soale rumah yang aku gunakan buat transit ini rumah kontrak'an kakak. Kontraknya habis per 20 Januari 2013 dan  sama dia sudah dikosongkan pada pertengahan Desember kemarin karena pindah ke Jawa Timur (Pandaan). Setelah menyerahkan kunci rumah, perjalanan pulang ke Jawa Timur dimulai dari sekarang.


Rute pulang via Selatan

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 9 : Bali -- Happy NU Year 2013


Original Surf Outlet (OSO)
31 Desember 2012
Keluar dari kapal ferry, kami mampir bentar ke toilet pelabuhan hehhehehe. Gak kuat banget soalnya, kayaknya kenak masuk angin deh *hiks*. Setelah melepas hasrat yang terpendam, kami lanjutkan lagi perjalanan.

Tapi 2 orang temen kami H2C (harap-harap cemas) sebelum menuju pos penjagaan pelabuhan karena STNK bro Shandy mati sedangkan bro Yuyut KTP nya yang mati. Kalo bro Shandy sendiri sudah mendapatkan surat tilang sebagai solusi sedangkan bro Yuyut masih H2C.

Asal tau aja, aturan untuk masuk ke Bali memang lumayan ketat semenjak terjadinya Tragedi Bom Bali I dan II. Setiap pengunjung yang mau masuk ke Bali, selalu dicek kelengkapan surat-surat kendaraan dan identitas diri (KTP), terutama di pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai.

Jadi buat temen-temen yang berkunjung ke Bali, pastikan dulu  kondisi surat-surat kendaraan dan identitas diri (KTP) anda lengkap. Kalo tidak, maka tanggung sendiri resikonya. Untungnya apa yang ditakutkan oleh bro Shandy dan bro Yuyut gak menjadi kenyataan. Mereka akhirnya bisa melewati pos penjagaan dengan sehat wal'afiat hehehehehe. Lepas dari pelabuhan, langsung kami geber kuda besi masing-masing menuju rumah bro Jack di daerah Kuta. Karena suasana masih pagi, kondisi jalan Bypass Ida Bagus Mantra lumayan sepi, si merah maroon sampai tembus sampai 120 kpj. Mantapp.....

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 8 : Back To Bali


Tiket Lembar-Padangbai
30 Desember 2012
Tepat pukul 23.52 WITA kami tiba di pelabuhan Lembar - Lombok. Lumayan molor sih, biasanya bisa ditempuh sekitar 1 jam, tapi ini memakan 1,5 jam soalnya kami harus mampir dulu ke rumah kakaknya bro Shandy di Lembar. Tiket untuk penyeberangan Lembar - Padangbai sendiri  sama dengan Padangbai - Lembar yaitu Rp. 101.000,-. 

Saran aku sih, bayarlah dengan uang pas soalnya selain lebih cepat dan praktis kita juga gak kuatir kalo seumpama kembaliannya ada yang kurang hehehehhe.

Suasana pelabuhan tidak terlalu rame, kebanyakan didominasi truk-truk yang akan kembali lagi ke Jawa atau Bali setelah membawa logistik kesini. Sesekali juga terlihat beberapa mobil pribadi dan bus pariwisata. Temen-temen dari Honda C70 chapter Lombok mengantar kami sampai didepan pintu masuk ke dermaga. "Makasih atas semuanya brother, kami gak akan melupakan kebaikan kalian". Tepat pukul 00.16 WITA kami langsung beranjak masuk ke dalam kapal.

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 7 : BIL, Waduk Batujai & Kopdar


Bandara International Lombok
30 Desember 2012
Aku terbangun tepat pukul 14.01 WITA, kulihat temen aku bro Yuyut masih terlelap karena kelelahan. Aku keluar jalan-jalan sebentar mau mampir ke pom bensin, ATM dan minimart. Tujuanku pertama adalah ke ATM dulu, mungkin didaerah BIL ada. Langsung ku bergegas menuju BIL.

Sengaja aku jalan pelan-pelan sekitar 40 Kpj buat menikmati pemandangan kanan-kiri menuju ke BIL, sama sekalian buat mengingat sapa tau entar aku kesini lagi hehehehehhe. Waduh, aku lupa jalannnya ? apa bener nih arah ke BIL ?

Eh ada pom bensin Ya sudah, ngisi pertamax dulu aja  sekalian nanya ma mbaknya. Kukeluarkan uang Rp.50.000,- dari dompet. Per-liter disini pertamax kena Rp. 10.500,-. Sedikit lebih mahal sih daripada di Jawa dan harganya sama dengan di Bali. Petugas pom bensin memberitahukan kalo arah aku ternyata benar, ya dah kulanjutkan lagi perjalanan. Selang beberapa lama, aku nyampe di BIL di Praya. Setelah membayar parkir 1500 untuk 1 jam pertama, aku langsung masuk ke kawasan BIL (Bandara International Lombok).

Sedikit yang jadi tanda tanya buatku adalah fasilitasnya kok gak mencerminkan kalo bandara itu adalah bandara international ya ?. Gimana tidak, untuk tempat parkirnya aja menurutku masih belum bertata rapi atau terkesan semrawut gitu. Belum lagi ketika aku masuk ke dalam salah satu toiletnya. Kran pada salah satu wastafel di toilet ternyata rusak, plus ditambah lagi airnya yang kecil. Belum lagi bau pesing yang (sedikit) menyengat dan ini diperparah dengan kondisi toilet yang sedikit kotor terkesan tidak dirawat secara konsisten. Kalo istilah di ISO itu, 5R-nya tidak berjalan hehehehehe.

Jabalok Touring 2012-2013 Part. 6 : Goes To Bukit Malimbu


Si Merah Maroon @tempat parkir
Minggu, 30 Desember 2012
Akhirnya kapal kami merapat juga di Pel. Bangsal. Tujuan selanjutnya adalah Bukit Malimbu. Begitu merapat, kami langsung menuju ke tempat parkir motor. Time to goes to Malimbu yeaaah. Malimbu sendiri adalah sebuah dataran tinggi atau bukit yang terletak di  wilayah Kab. Lombok Barat, NTB. Letaknya diantara pantai Senggigi dan pelabuhan Bangsal.

Kalo dari Mataram kira-kira berjarak 1 jam perjalanan. Ada 2 spot yang bisa kita nikmati disini, yaitu Malimbu I dan Malimbu II. Dari tempat ini para pengunjung bisa melihat hamparan pasir putih, hutan hijau, lautan yang biru, gugusan pohon kelapa, rumput yang hijau, serta sunset yang sempurna.

Dari sini juga kita bisa melihat 3 Gili yang tampak dikejauhan sana. Sunset adalah hal yang selalu ditunggu-tunggu para pengunjung ketika kesini, tapi sayang kami kesininya pas pagi hari *hiks* jadi tentu saja kagak bisa menikmati moment itu. Semakin sore, tempat ini akan semakin banyak kedatangan pengunjung apalagi ketika cuaca lagi cerah-cerahnya. Hanya 30 menit dari bangsal, kami pun sudah sampai di Malimbu II.

Jalanan menuju kesana lumayan lancar, karena jalannya lumayan bagus dengan kontur jalanan yang naik-turun. Selama perjalanan kita akan disuguhi pemandangan yang luar biasa disepanjang jalan. Kalo di kawasan Pusuk kita disuguhi hijaunya hutan pusuk, tapi disini kita tentu saja kita akan disuguhi birunya laut. Aku  hanya bisa terkagum-kagum melihat indahnya pemandangan ini Subhanaallah,................